site

desc

Uncategorized

Deretan Kuliner Jakarta yang Patut Dicoba Ketika Malam Hari

Jakarta, kota metropolitan terbesar sekalian ibukota Indonesia ini seolah menjadi kota yang senantiasa hidup, malah pada malam hari sekalipun. Kecuali dikenal kesibukan penduduknya yang benar-benar padat, juga tak kalah menggiurkan untuk urusan masakan malam Jakarta, malah bisa kau nikmati hingga malam hari sekalipun lho!

10 Kuliner Malam Jakarta yang Patut Kau Cobain!
Berikut yaitu beberapa masakan malam jakarta yang bisa kau kunjungi steviaa.com bersama sahabat, atau orang tercinta di malam hari.

1. Kawasan Kuliner Pecenongan

Sama halnya dengan Jalan Sabang, masakan malam Jakarta satu ini, yaitu Pecenongan juga populer dengan warung-warung pinggir jalannya. Jalan ini mulai hidup di sore dan malam hari, ramai dengan warung seafood, Chinese food, martabak, dimsum, hingga masakan Korea. Tapi di antara seluruh itu, Pecenongan memang telah terkenal sejak tahun 1970-an dengan sajian masakan seafood dan Chinese food-nya.

Lokasi wilayah Pecenongan ini di Jakarta Pusat, tak jauh dari Stasiun Juanda atau Istana Kepresidenan Jakarta. Kalau kau memakai transportasi publik, karenanya lokasi ini bisa ditempuh dengan jalan kaki dari Halte TransJakarta Pecenongan atau Stasiun Juanda. Sebagian restoran populer di Pecenongan di antaranya yaitu Bubur Kwang Tung, Rumah Makan Pangkep 33, Restoran Chinese Food Putien, dan Sulaiman Restoran. Ada juga Pempek Cawan Putih, dan deretan warung seafood lainnya.

2. Gulai Tikungan

Ini ia masakan malam Jakarta unggulan anak muda Jakarta berkumpul di malam hari. Letaknya berada di tikungan Jalan Mahakam, Blok M, Jakarta Selatan. Dinamai Gulai Tikungan karena deretan penjual gulai memenuhi tikungan ini pada malam hari. Semangkuk gulai sapi dan sepiring nasi bisa ditebus dengan harga relatif murah. Tapi yakinlah, satu porsi saja tak akan cukup, saking enaknya.

3. Jalan Sabang

Bagi orang Jakarta, nama jalan ini pasti telah tak asing lagi. Kalau malah ada yang belum sempat mampir ke sini, setidaknya pasti pernah mendengar nama Jalan Sabang. Kuliner malam Jakarta di sabang ini sebenarnya bernama Jalan H Agus Salim yang berlokasi di Jakarta Pusat, tak jauh dari sentra perbelanjaan Sarinah di Jalan Thamrin. Tapi, wilayah ini lebih populer dengan penyebutan Jalan Sabang.

Kuliner malam Jakarta di jalan Sabang menyajikan beraneka alternatif masakan di sepanjang jalannya. Dari ujung utara hingga ujung selatan, kita bisa menemui sajian masakan khas dari beraneka daerah di Indonesia. Mulai dari warung mie Aceh, masakan Minang, warung Gudeg Jogja, kedai yang menyajikan masakan khas Jawa Timur, Soto Kudus, hingga masakan Manado sekalipun.

Sebagian pedagang masakan memanfaatkan warung atau ruko permanen yang tersedia. Tapi, beberapa lagi menjajakan sajiannya dengan warung tenda yang hanya buka di sore hingga malam hari. Bagi kau yang berharap merasakan atmosfer Jalan Sabang yang lebih hidup, cobalah mampir di malam hari.

4. Kelapa Gading

Kuliner malam Jakarta kedua, berada di wilayah Kelapa Gading juga tak kalah populer sebagai surganya masakan malam. Kau bisa mengunjungi area yang dikenal bernama Restoran Kemah WGP yang terdapat banyak pedagang kaki lima.

Area ini berada di area parkir Apartemen Wisma Gading Permai. Warung-warung tenda di sana mulai buka pukul 18.00, dan kebanyakan juga terkenal legendaris. Berjenis-jenis menu makan tersedia di sana, mulai dari gudeg, nasi campur, bakmi, mie godog, nasi liwet dan masih banyak lagi. Kecuali itu, juga ada aneka camilan seperti roti bakar dan sate-satean.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *